Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur mengadakan Bimbingan Teknis Pemanfaatan Kendaraan Roda Tiga untuk Pengelolaan Sampah dalam Mendukung Proklim pada hari Selasa, 9 Desember 2025. Bimbingan Teknis dilaksanakan di Balai Desa Munggut pukul 07:30 WIB – selesai. Rangkaian acara Bimbingan Teknis dimulai dengan pembukaan, kemudian sambutan-sambutan. Sambutan pertama, disampaikan Kepala Desa Munggut yang diwakili oleh Sekretaris Desa Munggut (Bapak Supriyono). Sambutan kedua dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi yaitu Ibu Tri Yuni Widayati, SE., MM. Sambutan ketiga dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur Bapak Soni Suharsono, kemudian dilanjutkan acara inti Bimbingan Teknis.
Bimbingan Teknis ini terdiri dari tiga materi. Materi pertama mengenai “Pengelolaan Lingkungan Hidup dalam Mendukung Proklim” dengan pemateri Ibu Dwi Suryaning Dyah dari penyuluh pertanian kabupaten Ngawi. Materi kedua mengenai “Kiat-Kiat Pengelolaan Sampah dalam Mendukung Proklim” dengan narasumber Ibu Kristin Ari Fitria, S.T dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi. Materi ketiga mengenai “Pengelolaan Sampah Organik dan An Organik dalam mendukung Proklim” dengan narasumber Bapak Robby Mulyana dari praktisi lingkungan Kabupaten Ngawi. Acara Bimbingan Teknis berjalan dengan tertib dan hidup. Peserta aktif bertanya mengenai pengelolaan sampah organic maupun an organic.
Setelah materi Bimtek dan sesi tanya jawab dilakukan, acara selanjutnya yaitu Serah Terima Kendaraan Roda Tiga dari usulan Bantuan Keuangan Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur melalui aspirasi anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur Bapak Agus Black Hoe Budianto. Tidak hanya itu, desa Munggut mendapat Drop Box/Tempat Sampah dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur. Penghargaan ini memperkuat komitmen desa Munggut untuk melaksanakan Proklim (Program Komunitas Iklim) di tahun 2026. ProKlim (Program Komunitas Iklim) adalah program nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mendorong masyarakat dan pemerintah daerah melakukan aksi nyata adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan di tingkat lokal (desa/kelurahan/RW), dengan tujuan meningkatkan ketahanan masyarakat dan menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sambil meningkatkan kesejahteraan. Ini adalah gerakan nasional untuk membangun ketangguhan iklim berbasis komunitas melalui kegiatan seperti pengelolaan sampah, konservasi air, penghijauan, dan energi terbarukan. Semoga dengan dukungan dan pendampingan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi maupun Provinsi Jawa Timur, mampu mewujudkan desa Munggut sebagai desa Proklim Tingkat Pratama di tahun 2026. (DEW)